Judul Buku : Di Kaki Bukit Cibalak
Penulis : Ahmad Tohari
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit : 2005
Halaman : 176 halaman
Di Kaki Bukit Cibalak merupakan karya pertama Ahmad Tohari yang terbit di harian Kompas pada akhir tahun 1979.
Novel ini bercerita tentang semua perubahan yang dialami desa Tanggir. Semua itu dimulai saat ada kecurangan pemilihan kepala desa. Pambudi merupakan salah satu pemuda yang tdak menginginkan desanya menjadi hancur karena kecurangan yang dilakukan oleh kepala desa yang baru. Tapi ternyata dirinyalah yang harus menyingkir ke Yogyakarta. Sebelum berangkat dia mengingat-ingat siapa temannya yang ada disana. Dan dia memutuskan untuk mengunjungi teman sepermainanya dulu. Setelah beberapa hari tinggal bersama dan banyak bertukar cerita, temannya menyarankan untuk melanjutkan studi agar dapat melanjutkan perlawanannya.
Selama di Yogya Pambudi bekerja di sebuah toko milik keturunan Cina dan sempat jatuh hati ke pada anak pemilik toko tersebut. Setelah itu ia bekerja di salah kantor satu surat kabar di Yogya. Melalui jalan inilah ia melanjutkan perjuangannya untuk memberantaskan kecurangan di desanya dan membuahkan hasil yang memuaskan. Meskipun begitu sebenarnya ia merasa kecewa karena kehilangan gadis yang di pujanya dan dia memilih untuk bersama anak pemilik toko tempat ia bekerja dulu
Amanat yang disampaikan penulis dapat ditangkap jelas. Seorang pemuda yang pantang menyerah , jujur, dan punya tekat yang kuat untuk mewujudkan keinginanya. Namu dalam novel ini terdapat bahasa-bahasa daerah yang tidak semua orang mengetahuinya serta tidak ditulis arti atau pengertiannya. Ini tentu menyulitkan pembaca dalam memahami maksud penulis.
Namun, secara keseluruhan novel ini sangat bagus, karakter tokoh-tokohnya bisa dijadikan pembaca sebagai teladan.
Penulis : Ahmad Tohari
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit : 2005
Halaman : 176 halaman
Di Kaki Bukit Cibalak merupakan karya pertama Ahmad Tohari yang terbit di harian Kompas pada akhir tahun 1979.
Novel ini bercerita tentang semua perubahan yang dialami desa Tanggir. Semua itu dimulai saat ada kecurangan pemilihan kepala desa. Pambudi merupakan salah satu pemuda yang tdak menginginkan desanya menjadi hancur karena kecurangan yang dilakukan oleh kepala desa yang baru. Tapi ternyata dirinyalah yang harus menyingkir ke Yogyakarta. Sebelum berangkat dia mengingat-ingat siapa temannya yang ada disana. Dan dia memutuskan untuk mengunjungi teman sepermainanya dulu. Setelah beberapa hari tinggal bersama dan banyak bertukar cerita, temannya menyarankan untuk melanjutkan studi agar dapat melanjutkan perlawanannya.
Selama di Yogya Pambudi bekerja di sebuah toko milik keturunan Cina dan sempat jatuh hati ke pada anak pemilik toko tersebut. Setelah itu ia bekerja di salah kantor satu surat kabar di Yogya. Melalui jalan inilah ia melanjutkan perjuangannya untuk memberantaskan kecurangan di desanya dan membuahkan hasil yang memuaskan. Meskipun begitu sebenarnya ia merasa kecewa karena kehilangan gadis yang di pujanya dan dia memilih untuk bersama anak pemilik toko tempat ia bekerja dulu
Amanat yang disampaikan penulis dapat ditangkap jelas. Seorang pemuda yang pantang menyerah , jujur, dan punya tekat yang kuat untuk mewujudkan keinginanya. Namu dalam novel ini terdapat bahasa-bahasa daerah yang tidak semua orang mengetahuinya serta tidak ditulis arti atau pengertiannya. Ini tentu menyulitkan pembaca dalam memahami maksud penulis.
Namun, secara keseluruhan novel ini sangat bagus, karakter tokoh-tokohnya bisa dijadikan pembaca sebagai teladan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar