Kenapa Harus Aku?
Tak selamanya semua kan dimulai
dengan mudah berjalan dengan mudah dan berakhir dengan indah. Pasti akan ada
halang rintang yang kan menghadang. Tak hanya satu dua tapi beribu halang
rintang. Namun, cobaan yang terus menghadang itulah yang membuat hidup
berwarna. Hidup selalu dihiasi dengan tawa dan tangis.perasaan pun tak
selamanya kan bahagia, kadang merasa sedih, susah, sakit, kecewa, bahagia.
Pagi
ini aku merasa hari-hariku tak akan menyenangkan. Saat liburan harusnya menjadi
hari untuk merefress pikiran, hati, dan perasaan. Apalagi liburan akhir
semester ganjil merupakan liburan menjelang tahun baru, waktu dimana untuk
membuka lembar baru dan menjadikan segala hal yang baru menjadi sebuah
pengalaman yang berharga.
Tapi kenapa aku selalu begini?
Terjebak dalam suasana hati yang menekan. Lingkungan yang menjatuhkan, tak ada
semangat dari luar, yang ada malah menghancurkan motivasi diri. Kenapa harus
aku? Kadang aku merasa iri akan mereka yang bahagia batinnya. Aku ingin seperti
mereka. Tuhan apakah aku bisa seperti mereka? Apa aku bisa bahagia?