- · Idgham Mutamatsilain (إدغام متماثلين)
yaitu
apabila ada mim sukun (مْ) bertemu dengan huruf mim(م) . Cara
membacanya memasukkan bunyi mim sukun(مْ) pada huruf dihadapannya
disertai dengan dengung. Contoh:
بِإِذْنِ رَبِّهِمْ مِنْ كُلِّ اَمْرٍ – وَاللهُ مِنْ وَّرَآءِهِمْ مُحِيْطٌ
- · Ikhfa’ Syafawi
yaitu apabila ada mim sukun(مْ) bertemu dengan huruf ba(ب) . Cara membacanya mengIkhfa’kannya disertai dengung. Contoh:
لِيُذِيْقَهُمْ بَعْضَا – رَبُّهُمْ بِذَنْبِهِمْ
- · Idhar Syafawi (إظهرشفوى)
yaitu
apabila ada mim sukun(مْ) bertemu dengan huruf selain mim(م) dan
ba(ب) . Cara membacanya menegaskan suara mim sukun dan tidak
didengungkan. Contoh:
اَمْهِلْ هُمْ رُوَيْدًا – إِذْهُمْ عَلَيْهَا – ثُمَّ لَمْ يَتُبُوْا
Tidak ada komentar:
Posting Komentar